What happened if Bees become extinct?

bee :(
bee :(

Pernah nonton film ‘Bee Movies‘ tahun 2007 lalu yang dirilis oleh DreamWorks? Buat yang belum pernah menonton, film ini mengisahkan ttg lebah-lebah yang pada akhirnya mogok kerja karena para lebah ini merasa para manusia sudah mencuri hasil kerja keras (madu) mereka selama ini. Akibatnya, bunga-bunga di taman kota New York City tidak lagi berkembang. Sadar akan pentingnya pekerjaan mereka, akhirnya lebah kembali bekerja dengan mengambil sari bunga dari California ke New York City.

bee-movie
Bee Movie (2007) Dream Works

Kemarin malam setelah menyaksikan side story yang ditanyangkan Al Jazeera, saya baru menyadari bahwa apa yang diceritakan di Bee Movie itu bukan isapan jempol belaka. Bencana yang akan terjadi jika lebah-lebah berhenti berproduksi adalah amat sangat menakutkan. Mungkin kalau dalam cerita fiktif itu, lebahnya yang ‘ngambek’. Tetapi, semalam diberitakan bahwa banyak kawanan lebah yang mulai mati dan mengakibatkan produksi madu mulai menurun. It will be a massive disaster than what we are imagine.

Once the bees have left the earth, man will have four years left on the planet. (Albert Einstein)

Mengutip dari Eyang Einstein tersebut, bisa dipastikan bahwa manusia memiliki ketergantungan yang amat besar dengan adanya lebah. Tidak hanya dari madunya, tetapi juga kemampuan lebah untuk melakukan pollinating (penyerbukan). Jika tidak ada penyerbukan, maka tumbuhan tidak akan berkembang, tidak ada buah dan persediaan makanan akan semakin menipis. In simple way, rantai makanan akan terputus.

Terdapat beberapa argumen, mengapa lebah-lebah tersebut bisa mati. Dimulai dari penggunaan pestisida yang berlebihan pada tanaman. Zat kimia yang ada pada tanaman tersebut meracuni para lebah. Sementara lebah sendiri sebenarnya memberikan sistem ‘immune’ alami pada tumbuhan yang dihinggapinya. Selain itu, pengaruh gelombang elektromagnetik yang dikeluarkan oleh tower-tower pemancar frekuensi yang semakin lama semakin banyak. Pencemaran lingkungan baik polusi udara maupun polusi lahan juga menjadi penyebab lebah-lebah tersebut tidak bisa bertahan hidup lama.

I can’t say anything like “we have to do this or that”. Tetapi mudah-mudahan melalui sedikit cerita ini, kita mulai menyadari betapa pentingnya sekecil apapun makhluk hidup yang ada di bumi. Sebagai makhluk yang memiliki tingkat intelegensia yang tertinggi, manusia semestinya bisa menjadi ‘penjaga’, bukan malah penghancur. Look in the mirror, are you the savior or the destroyer?

Honey Bee Extinction (from Daily Info Graphic)

See : The Mysterious Honey Bee Extinction (Daily Infographic) and  Diminishing Bee Populations (Animal Planets)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s